Kontenin.id-Suara riuh tangis terdengar di Banjar Brahmana Bukit, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Bangli, Seolah ada duka mendalam atas kepergian seorang perempuan tangguh yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan daerah. Di tengah suasana haru dan linangan air mata, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati I Ketut Bagus Alit Sucipta datang melayat, menyampaikan doa dan penghormatan terakhir kepada sosok yang selama ini menjadi motor penting dalam pengelolaan keuangan daerah: Ida Ayu Istri Yanti Agustini.
Dalam balutan duka dan doa, suasana rumah duka dipenuhi oleh para tokoh penting dari Pemerintah Kabupaten Badung. Tampak pula hadir Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, Sekda Badung IB. Surya Suamba, jajaran Kepala OPD, hingga rekan-rekan sejawat almarhumah yang setia mendampingi perjuangannya selama bertahun-tahun.
Almarhumah Dayu Yanti, demikian ia akrab disapa, berpulang pada usia 55 tahun karena sakit. Ia meninggalkan jejak tak tergantikan dalam tubuh birokrasi Badung, khususnya di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang ia pimpin dengan penuh integritas. Di balik sosoknya yang tenang, Dayu Yanti adalah pemimpin yang visioner, disiplin, dan memiliki semangat pengabdian yang tak mudah luntur.
“Beliau bukan hanya pejabat. Beliau adalah panutan. Salah satu pemimpin perempuan yang memiliki ketegasan, kehangatan, dan dedikasi luar biasa. Kami kehilangan figur yang tak tergantikan,” ungkap Bupati Adi Arnawa.
Selama menjabat, Dayu Yanti dikenal sebagai figur yang berhasil membawa Kabupaten Badung meraih berbagai prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Di tengah dinamika kebijakan dan tantangan fiskal, ia mampu menjaga akuntabilitas serta transparansi anggaran,sebuah tugas yang tak mudah dalam era birokrasi modern.
Kini, kepergiannya menyisakan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga besar, tetapi juga bagi segenap jajaran ASN di lingkungan Pemkab Badung yang telah merasakan langsung keteladanan dan kehangatan kepemimpinannya. Dalam senyap, banyak yang mengenang kebaikannya, dari cara ia menyapa staf dengan ramah, hingga kegigihannya dalam merancang strategi keuangan daerah yang berkelanjutan.
Upacara pelebon untuk almarhumah dijadwalkan pada 5 Juni 2025 di Krematorium Sagraha Mandrakantha Santhi, Desa Bebalang, Bangli. Sebuah perpisahan yang akan menjadi momen mengenang jasa seorang perempuan luar biasa.
Dayu Yanti boleh berpulang, namun nilai-nilai yang ia wariskan akan tetap hidup. Dalam ingatan kolektif ASN Badung, ia bukan sekadar atasan atau rekan kerja, melainkan teladan yang akan terus menjadi inspirasi di tengah jalan panjang pengabdian. K-5






















