Kontenin.id – Maskapai berbiaya rendah Jetstar Asia resmi mengumumkan akan menutup seluruh operasional penerbangannya pada 31 Juli 2025. Penutupan ini berdampak pada sejumlah destinasi internasional di kawasan Asia dan Australia, termasuk Indonesia. Jetstar Asia akan menghentikan penerbangan ke sejumlah kota di 10 negara berikut; Australia: Broome, China: Wuxi. Indonesia: Bali (Denpasar), Jakarta, Labuan Bajo, Medan, Surabaya. Jepang: Okinawa, Osaka (Kansai). Malaysia: Kuala Lumpur, Penang. Filipina: Manila, Singapura, Sri Lanka: Kolombo dan Thailand: Bangkok, Krabi, Phuket.
Jetstar Asia menetapkan ketentuan berbeda untuk penumpang berdasarkan tanggal keberangkatan. Jika penerbangan dijadwalkan sebelum 31 Juli 2025, penumpang atau agen perjalanan akan diinformasikan mengenai kemungkinan perubahan jadwal. Jika penerbangan dijadwalkan setelah 31 Juli 2025, penumpang akan ditawari pengembalian dana tunai penuh atau dapat memperoleh alternatif penerbangan dari Grup Qantas. Para penumpang akan akan dihubungi melalui email atau agen perjalanan yang telah memesan tiket Jetstar Asia.
Selain itu, Jetstar Asia juga mengatur pengembalian dana untuk pemegang voucher dan anggota Club Jetstar. Saldo voucher dapat dikonversi menjadi pengembalian dana tunai. Biaya tahunan untuk anggota Club Jetstar yang berbasis di Singapura akan dikembalikan, namun tidak ada pengembalian untuk voucher dan keanggotaan yang telah kedaluwarsa sebelum 11 Juni 2025.Pengumuman ini menandai berakhirnya 20 tahun perjalanan Jetstar Asia sebagai salah satu pemain utama di pasar penerbangan regional Asia Tenggara. K-5






















